Warehouse dan Location

Tutorial Konfigurasi Warehouse dan Location

Tujuan:

Mengatur struktur penyimpanan barang perusahaan dengan membuat entitas gudang fisik (Warehouse) dan membagi area di dalam gudang tersebut menjadi beberapa zona spesifik (Location) untuk pengelolaan stok yang lebih terorganisir.


Langkah 1: Membuat Warehouse (Gudang Baru)

Warehouse mewakili bangunan fisik atau entitas gudang utama Anda.

  1. Masuk ke modul Inventory.

  2. Pilih menu Configuration > Warehouses.

  3. (Opsional) Anda dapat mengubah nama gudang bawaan (Default) "My Company/Nama Perusahaan/Warehouse" menjadi "Pusat" (Short Name tetap: WH).

  4. Klik tombol New untuk membuat gudang baru.

  5. Isi data sesuai kebutuhan. Contoh input:

    • Warehouse Name: Gudang Cabang Bandung

    • Short Name: CB (Singkatan ini akan digunakan sebagai awalan pada dokumen transfer barang).

    • Address: Pilih atau buat alamat kantor cabang Bandung.

  6. Ulangi langkah di atas jika memiliki lebih dari satu gudang (misal: Cabang Surabaya dengan Short Name: CS).


Langkah 2: Membuat Location (Lokasi Internal)

Location adalah area spesifik di dalam Warehouse. Lokasi ini memiliki struktur hierarki (Induk dan Anak).

  1. Buka menu Configuration > Locations.

  2. Klik tombol New untuk membuat sub-lokasi di dalam gudang.

  3. Contoh input data untuk membagi area Pusat (WH):

Location Name

Parent Location

Fungsi

Finish Product

WH/Stock

Area untuk menyimpan barang jadi yang siap dijual.

Raw Material

WH/Stock

Area khusus bahan baku untuk kebutuhan produksi.

Quality Control

WH/Stock

Area transit barang untuk pengecekan kualitas sebelum masuk ke stok utama.

  1. Setelah disimpan, Anda dapat melihat struktur ini dalam bentuk List View. Lokasi akan tampil secara hierarkis (contoh: WH/Stock/Finish Product).


📂 Contoh Master Data untuk Dokumentasi

Berikut adalah tabel simulasi data jika Anda ingin menerapkan struktur ini di sistem:

Entitas

Nama Data

Kode (Short Name)

Tipe / Parent

Warehouse

Gudang Utama Jakarta

WH-JKT

Internal

Warehouse

Gudang Distribusi Bali

WH-BALI

Internal

Location

Rak Elektronik

WH-JKT/Stock

Internal Location

Location

Rak Aksesoris

WH-JKT/Stock

Internal Location

Location

Area Karantina

WH-JKT/Stock

Quality Control


💡 Penjelasan Konsep Penting

  1. Hierarki Struktur: Warehouse adalah tingkat teratas. Di dalam Warehouse terdapat "Internal Location" (secara default bernama Stock). Di dalam lokasi Stock inilah kita membuat sub-lokasi (seperti rak atau zona khusus) agar pencarian barang lebih akurat.

  2. Short Name: Kode singkat ini sangat krusial karena setiap pergerakan barang (Surat Jalan/Surat Terima) akan menggunakan kode ini. Contoh: WH/IN/0001 atau CB/OUT/0001.

  3. Manfaat Pemisahan Lokasi: Dengan memisahkan Raw Material dan Finish Product, sistem dapat mengunci stok bahan baku agar tidak secara tidak sengaja terambil oleh bagian penjualan, dan sebaliknya.

Updated on